Sebagai pemimpin di bidang pengolahan air,natrium heksametafosfatNatrium heksametafosfat memainkan peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas air. Pertama, ia dapat secara efisien menghilangkan zat padat tersuspensi dan pengotor koloid dalam air, serta mendorong pengendapan dan pemisahan pengotor dengan membentuk polimer besar. Fitur ini sangat penting dalam pengolahan air limbah industri dan air limbah domestik. Kedua, natrium heksametafosfat, dengan kemampuan pengkompleksan yang kuat, berikatan erat dengan ion kalsium dan magnesium dalam air sadah, secara efektif menghambat pembentukan kerak, dan sangat penting untuk pemeliharaan sistem pasokan air panas, boiler, menara pendingin, dan peralatan lainnya. Selain itu, ia juga dapat mengatur nilai pH air, dengan melepaskan ion fosfat dan ion natrium, serta bereaksi dengan ion hidrogen dan ion hidroksida dalam air untuk memastikan kualitas air yang stabil dan memenuhi berbagai kebutuhan aplikasi. Sebagai pemasok natrium heksametafosfat, Aojin Chemical akan berbagi dengan Anda hari ini tentang penggunaan spesifik natrium heksametafosfat dalam pengolahan air:
1. Inhibitor korosi: Natrium heksametafosfat dapat berikatan dengan ion logam (seperti kalsium dan magnesium) dalam air untuk mencegah pembentukan kerak pada pipa dan peralatan, sehingga mengurangi korosi dan kerak. Senyawa ini banyak digunakan dalam sistem air sirkulasi industri.
2. Dispersan: Natrium heksametafosfat dapat mendispersikan partikel tersuspensi dan mencegahnya mengendap, sehingga meningkatkan efisiensi pengolahan air limbah. Dalam pengolahan air limbah, zat ini dapat mencegah pengendapan lumpur dan meningkatkan efek pengolahan.
3. Agen pengkelat: Menggabungkan ion logam berat untuk mengurangi toksisitas dan aktivitasnya, dan digunakan untuk mengolah air limbah yang mengandung logam berat dan mengurangi polusi logam berat.
4. Pelembut air: Bereaksi dengan ion kalsium dan magnesium dalam air untuk mencegah pembentukan kerak, cocok untuk boiler dan sistem air pendingin untuk mencegah penumpukan kerak.
5. Koagulan: Mendorong koagulasi partikel tersuspensi, memfasilitasi pengendapan atau filtrasi, dan meningkatkan efek pemisahan padat-cair. Banyak digunakan dalam proses koagulasi dan sedimentasi.
6. Pengatur pH: menyesuaikan nilai pH air limbah dan mengoptimalkan kondisi pengolahan. Cocok untuk proses pengolahan yang membutuhkan nilai pH tertentu, seperti reaksi netralisasi.
7. Penghilang fosfor: Berikatan dengan fosfat membentuk endapan yang tidak larut, menghilangkan fosfor, dan digunakan untuk mengendalikan badan air yang mengalami eutrofikasi.
8. Skenario aplikasi spesifik natrium heksametafosfat dalam pengolahan air meliputi:
Sistem air sirkulasi industri: Sebagai penghambat korosi, ia mengurangi korosi dan kerak.
Pengolahan air limbah: Sebagai zat pendispersi dan koagulan untuk meningkatkan efisiensi pengolahan.
Pengolahan air limbah logam berat: Sebagai agen pengkelat untuk mengurangi polusi logam berat.
Sistem air boiler dan pendingin: Sebagai pelembut air untuk mencegah pembentukan kerak.
Proses koagulasi dan sedimentasi: Sebagai koagulan untuk meningkatkan efek pemisahan padat-cair
Reaksi netralisasi: Sebagai pengatur pH, mengoptimalkan kondisi perawatan.
Pengolahan badan air eutrofik: Sebagai penghilang fosfor, kendalikan kandungan fosfor.
Sebagai agen pengolahan air yang efisien,natrium heksametafosfatmemiliki banyak aplikasi di berbagai bidang. Secara efektif mencegah pembentukan kerak dan produk korosi melalui kompleksasi, dispersi, dan penyangga, melindungi peralatan dan pipa, serta meningkatkan kualitas air dan efisiensi pengoperasian peralatan.
Waktu posting: 28 Mei 2025









